Pertemuan 1 STATISTIKA DESKRIPTIF

Arti Dan Kegunaan Data

Informasi yang di dapat dari observasi / pengumpulan data dengan metode tertentu menghasilkan apa yang disebut dengan data, data dapat bersifat kuantitatif dan bersifat kualitatif. Informasi kuantitatif berupa angka-angka, sedangkan informasi yang bersifat kualitatif berbentuk selain angka-angka    ( berupa tulisan ) benar/salah , setuju/tidak setuju. Menurut Webster’s New World Dictionary, data berarti sesuatu yang diketahui atau dianggap.Dengan demikian, data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data tentang  sesuatu pada umumnya dikaitkan dengan tempat dan waktu.

Kegunaan data pada dasarnya adalah untuk membuat keputusan oleh para pembuat keputusan (decision makers). Siapa saja yang membuat keputusan disebut decision makers.

.Data dapat berguna, bila dikaitkan dengan masalah manajemen, sebagai:

1.Dasar suatu perencanaan agar perencanaan sesuai dengan kemampuan yang ada, sehingga dapat dicegah perencanaan yang ambisius dan susah dilaksanakan. Kemampuan yang dimaksud ialah kemampuan personil, kemampuan pembiayaan (keuangan), serta kemampuan material.

2.Alat pengendalian terhadap pelaksanaan atau implementasi perencanaan tersebut agar bisa diketahui dengan segera kesalahan atau penyimpangan yang terjadi sehingga dapat segera dilakukan perbaikan atau koreksi

3.Dasar evaluasi hasil kerja akhir. Apakah hasil kerja yang telah ditargetkan bisa dicapai 100%, 90%, atau kurang dari itu? Kalau target tidak tercapai, faktor-faktor apa yang menyebabkannya? Untuk ini semua diperlukan data.

Kebutuhan Terhadap Statistik

merupakan suatu fakta bahwa Anda membutuhkan statistik untuk membantu Anda (1) menjabarkan dan memahami suatu hubungan, (2) mengambil keputusan yang lebih baik, dan (3) menangani perubahan.

Penjabaran Hubungan Antar Variabel

Contoh berikut mengilustrasikan kebutuhan analisis statistik untuk memahami hubungan-hubungan tersebut:

A)Seorang wiraswasta, dengan mengumpulkan data pendapatan dan biaya, dapat membandingkan hasil pengambilan atas investasi (return on investment) dalam suatu periode dengan data dari periode-periode sebelumnya. (Sejumlah keputusan mungkin sangat tergantung pada hasil perbandingan ukuran tersebut.)

B)Seorang petugas pemerintah atau kesehatan masyarakat dapat menghasilkan kesimpulan mengenai hubungan antara merokok dan/atau tingkat kegemukan dan sejumlah penyakit dengan menerapkan teknik statistik pada sejumlah data masukan. (Kesimpulan ini dapat membawa pada keputusan yang mempengaruhi jutaan manusia.)

C)Seorang peneliti pemasaran dapat menggunakan prosedur statistik untuk menjabarkan hubungan antara permintaan suatu produk dengan sejumlah karakteristik seperti pendapatan, ukuran keluarga dan komposisinya, usia, dan latar belakang etnik konsumen suatu produk. Berdasarkan hubungan ini, kegiatan periklanan dan distribusi dapat diarahkan pada kelompok-kelompok yang mewakili pasar yang paling menguntungkan.

Alat Bantu Dalam Mengambil Keputusan

Seorang administrator dapat menggukana statistik sebagai alat bantu untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik dalam ketidakpastian.

Menangani Perubahan

Merencanakan ialah memutuskan sebelumnya serangkaian tindakan di masa yang akan datang; oleh karena itu, perencanaan dan keputusan didasari oleh perkiraan tentang kejadian-kejadian dan/atau hubungan-hubungan di masa yang akan datang.

Metodologi Pemecahan Masalah Secara Statistik

Langkah-langkah dasar dalam pemecahan masalah secara statistik adalah:

1.Mengidentifikasi masalah atau peluang

2.Mengumpulkan fakta yang tersedia

3.Mengumpulkan data orisinil yang baru

4.Mengklasifikasikan dan mengikhtisarkan data

5.Menyajikan data.

6.Menganalisis data

 Syarat Data Yang Baik

Data yang salah, apabila digunakan sebagai dasar bagi pembuatan keputusan, akan menghasilkan keputusan yang salah. Persyaratan data yang baik, antara lain, objektif, representative (mewakili), memiliki kesalahan baku yang kecil, tapat waktu, dan relevan.

Objektif,Representative (mewakili), Kesalahan baku (standard error) kecil.,Tepat waktu,Relevan,

Jenis-Jenis Data

Data menurut sifatnya. Data menurut sifatnya dibedakan menjadi dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka (nonnumeric) yang biasanya merupakan data verbal yang diperoleh dari pengamatan, wawancara, atau bahan tertulis.

Data kuantitatif dapat dibedakan ke dalam empat macam data yang mempunyai skala tertentu, yaitu (1) data nominal (nominal data), (2) data ordinal (ordinal data), (3) data interval (interval data), dan data (4) data rasio (ratio data).

Data nominal adalah angka yang berfungsi hanya sebagai pengganti nama atau sebutan suatu gejala.

Data ordinal adalah angka yang selain berfungsi sebagai pengganti nama atau sebutan suatu gejala juga menunjukkan bahwa masing-masing gejala mempunyai perbedaan intensitas dan atau tinggi-rendah, namun satuan atau unit perbedaannya tidak ada atau tidak jelas, tidak dapat dijelaskan, tidak adapat ditandai, tidak diperhatikan atau diabaikan.

Data interval adalah data yang mempunyai ciri-ciri skala ordinal, namun jarak antara tiap bilangan itu diketahui.

Data menurut sumbernya. Data menurut sumbernya mengacu kepada sumber perolehan data, yakni eksternal dan internal. Data internal adalah yang bersumber dari keadaan atau kegiatan suatu organisasi atau kelompok. Misalnya, data penjualan dan data produksi suatu perusahaan. Data eksternal adalah data yang bersumber dari luar suatu organisasi atau kelompok. Misalnya, suatu persuahaan mencari data mengenai daya beli konsumen kepada kantor pusat statistik setempat

Data menurut cara memperolehnya. Berdasarkan cara memperolehnya, data data dibedakan antara data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh suatu organisasi atau perorangan langsung dari objeknya. Misalnya, suatu perusahaan ingin mengetahui konsumsi rata-rata susu penduduk di suatu daerah dengan cara melakukan wawancara langsung kepada penduduk setempat. Data sekunder adalah data yang diperoleh dalam bentuk jadi dan telah diolah oleh pihak lain, yang biasanya dalam bentuk publikasi.

Data menurut waktu pengumpulannya. Berdasarkan waktu pengumpulannya, data dibedakan sebagai data cross section dan berkala (times series). Data cross section adalah data yang dikumpulkan dalam suatu periode tertentu, biasanya menggambarkan keadaan atau kegiatan dalam periode tersebut

About Andrie Gozalie
Tuhan akan memberikan apa yang kamu inginkan, jika yang kamu inginkan adalah sesuatu yang Tuhan persiapkan untukmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: